Hepi Mama!! Kurang Tidur Bisa Merusak Otak Anak Lho

Hepi Mama!! Kurang Tidur Bisa Merusakan Otak Anak Lo – Satu lagi alasan untuk memastikan si kecil cukup tidur setiap malam. Kurang tidur atau kualitas tidur yang kurang baik bisa merusak otak si kecil!

Hal ini terungkap dari penelitian di University Hospital Of Zurich , Swiss. Para peneliti mengamati pengaruh kurang tidur pada 13 anak berusia 5 sampai 12 tahun, dan mereka menemukan bahwa anak-anak yang sangat kurang tidur, atau memiliki kualitas tidur yang kurang baik, terdeteksi mengalami kerusakan otak secara keseluruhan.

Dalam penelitian itu, setelah durasi tidur si kecil tersebut berkurang hingga setengahnya dari seharusnya mekera butuhkan sesuai usia mereka, terlihat kerusakan yang signifikan pada bagian belakang otak, yang berhubungan dengan gerakan yang direncanakan, penalaran ruang, dan fokus atau perhatian. Padahal, yang selama ini kita ketahui, kekurangan tidur berefek buruk bagi bagian otak depan. Meski begitu, baik anak-anak maupun orang dewasa sama-sama membutuhkan satu periode tidur lelap untuk dapat pulih setelah bergadang.

“‘Pengkabelan’ otak selama masa kanak-kanak rupanya juga bisa dipengaruhi oleh tidur, dan hal itu tentu saja akan mempengaruhi pematangan otak,” jelas Salome Kurth, Ketua Penelitian. “Riset ini menunjukan adanya  peningkatan kebutuhan tidur dibagian posterior atau belakang otak anak.”

Tentunya masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek kurang tidur pada perkembangan anak dalam jangka panjang, karena penelitian ini berskala kecil. Meskipun begitu mama, tidak ada salahnya kan jika Mama membiasakan si kecil untuk tidur lebih awal setiap malam.

Sebagai referensi untuk mama, berikut ini adalah kebutuhan tidur si kecil menurut usianya:

  1. Untuk anak bayi yang baru lahir, biasanya mereka membutuhkan waktu tidur antara 14 – 17 jam dalam 1 harinya mama.
  2. Untuk bayi berusia antara 4 – 11 bulan, biasanya mereka membutuhkan waktu tidur antara 12 – 15 jam dalam 1 hari.
  3. Untuk balita berusia antara 1 – 2 Tahun, biasanya membutuhkan waktu tidur antara 11 – 14 jam dalam 1 hari.
  4. Untuk balita berusia antara 3 – 5 Tahun, biasanya membutuhkan waktu tidur antara 10 – 13 jam dalam 1 hari.
  5. Untuk balita berusia antara 6 – 13 Tahun, biasanya membutuhkan waktu tidur antara 9 – 11 jam dalam 1 hari.

Selain daripada tidur yang cukup, makanan juga berpengaruh terhadap pertumbuhan si kecil mama. Sayuran adalah salah satu penyumbang nutrisi baik bagi anak tapi untuk memberi makan sayur kepada si kecil bukan perkara yang mudah mama, baca artikel ini untuk solusinya mama.

Mama jangan lupa dishare ya.. biar mama-mama lain juga tahu bahaya daripada kurang tidur untuk si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *