Mama, Ikan Asinnya Asin Banget Lho

Mama, Mama tahu tidak kenapa ikan asin itu rasanya asin? Kenapa ya Ma, kadang asinnya itu asinnnnnnn bangettttt.

Ikan asin adalah menu favorit bagi berbagai kalangan. Ikan-ikan diawetkan dengan kadar garam berkonsentrasi tinggi, menjadikan rasanya asin atau terlalu asin jika tidak diberi perlakuan khusus sebelum dimasak. Rasa yang terlalu asin pada ikan tentu membuatnya tidak nyaman untuk dimakan, terlebih lagi kandungan garam yang terlalu tinggi juga tidak bagus untuk kesehatan.

Sebagian orang mencoba merendam ikan-ikan asin dengan air kemudian dibilas berkali-kali sebelum dimasak. Hasilnya tidak sedikit juga yang mengecewakan, ikan yang dimasak masih saja terlalu asin.

Garam vs Garam

Ada solusi lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar garam yang terkandung dalam ikan asin ini. Prinsip kerjanya, garam dilawan dengan garam. Begini ceritanya, Mama.

Potong-potong dulu ikan asin yang akan dikurangi kadar garamnya jika terlalu besar. Pemotongan juga bertujuan memperluas permukaan jalannya kandungan garam yang akan dikurangi pada tubuh ikan. Sekalian dibersihkan bagian-bagian yang kira-kira tidak akan termasak nantinya. Siapkan wadah yang cukup untuk menampung seluruh ikan asin yang ada. Isi dengan air bersih terlebih dahulu.

Masukkan dua atau tiga sendok garam ke dalam air. Larutkan garam hingga tidak ada lagi garam yang menggumpal. Berikutnya, masukkan ikan asin yang telah dipotong kecil-kecil tadi ke dalam larutan garam yang telah dibuat. Kacaukan sedikit agar merata dan terjadi kontak larutan garam dengan permukaan ikan asin. Tunggu beberapa jam kemudian, setelah itu cuci lagi ikan asin dengan air bersih beberapa kali dan tiriskan.

Dengan perlakuan ini, ikan laut atau ikan air tawar yang diasinkan ini akan berkurang rasa asinnya dengan cukup signifikan. Cara ini lebih bagus hasilnya dibandingkan dengan perendaman ikan asin dengan air bersih yang dilakukan dalam waktu yang sama. Dari pengalaman yang pernah dipraktekkan, ikan asin hampir-hampir hilang rasa asinnya sehingga harus kembali ditambahkan garam sesuai selera.

Perbedaan Konsentrasi

Bagaimana hal itu bisa terjadi? Kira-kira saja seperti ini penjelasannya. Kadar garam yang ada pada ikan asin tergolong konsentrasi tinggi. Air larutan yang dibuat tadi juga mengandung kadar garam namun dengan konsentrasi yang lebih rendah. Saat keduanya bertemu, terjadi aliran garam dari konsentrasi tinggi yang ada pada ikan ke konsentrasi rendah yang ada pada air. Itulah mengapa ikan menjadi berkurang rasa asinnya. Proses penyeimbangan konsentrasi ini akan terhenti saat keduanya memiliki konsentrasi yang sama, tentunya kadar garam pada ikan akan turun sementara kadar garam pada air akan naik. Kalau tak salah, peristiwa seperti di atas dinamakan difusi pada larutan.

Untuk mendapatkan hasil rasa asin yang lebih rendah lagi, buang air rendaman pertama ini dan ulangi proses dari awal. Rendam sekali lagi ikan asin dalam air yang diberi garam. Kali ini pemberian garam sedikit saja dibandingkan yang pertama.

 

Sekarang Mama sudah paham kan? ternyata begini caranya mengurangi kadar garam ikan asin. ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *