Fakta Makanan Unik

Di balik nikmatnya setiap makanan yang ada di dunia, banyak lho fakta unik dan menarik yang tidak kita ketahui. Mama ingin tau apa saja fakta mengejutkan seputar makanan yang mungkin belum diketahui?

1. Lobster Makanan Para Budak

Dulunya di tahun 1800-an, lobster harganya sangat murah dan dianggap sebagai makanan sampah di seluruh negara. Makanya, banyak orang yang menjadikan lobter sebagai makanan yang diberikan untuk para budak dan tahanan. Wah, beda banget ya sama lobster jaman sekarang yang harganya sangat mahal.

2. Orang Rusia Makan Katak Pakai Susu

Sebelum di Indonesia ada menu yang terbuat dari bahan utama katak, ternyata ada beberapa negara seperti Rusia dan Finlandia yang sudah terlebih dahulu mengonsumsi katak cokelat. Anehnya, mereka mengonsumsinya hidup-hidup dan ditambah susu. Yummy….

3. Berpikir Tentang Makanan Bisa Bikin Hepi

Kalau Mama sering kepikiran tentang makanan favorit setiap tengah malam, teruslah berpikir tentang mereka karena justru banyak manfaatnya dan bikin Mama jadi Hepi. Menurut penelitian, memikirkan makanan favorit bisa memicu pelepasan dopamin seperti saat orang melakukan hubungan suami istri atau memakai narkoba. Nah, lumayan kan daripada kamu pakai narkoba, mending mikirin makanan favoritmu, kan? Ya, walaupun Mama bakal kelaparan juga sih ujungnya.

4. Ayam Kekinian VS Ayam Zaman Dulu

Ini adalah ayam yang biasa dijadikan sebagai menu makanan sehari-hari. Penelitian menunjukkan kalau kandungan lemak pada ayam saat ini jumlahnya lebih tinggi 266% jika dibandingkan dengan ayam 40 tahun yang lalu. Hmm, mungkin ini karena perkembangan teknologi, ya? Atau karena ayamnya jarang olahraga?

5. Banyak Makanan Terbuang Setiap Tahunnya

Mama sering membuang makanan? Harusnya tidak kan? Ini dia yang akhirnya menyebabkan hampir setengah makanan di seluruh dunia terbuang sia-sia. Bayangkan saja seberapa banyak sampah makanan yang terkumpul setiap tahunnya. Maka dari itu, sejak tahun 2015 lalu, membuang makanan adalah hal yang ilegal di Seattle. Mungkin inilah alasannya kenapa para orangtua menyuruh anak-anaknya untuk selalu menghabiskan makanannya, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *